Wahyumedia

Teknik Mudah Mengendalikan Keinginan Anak

Pernah mengalami kejadian memalukan, anak Anda ‘ngambek’ hingga diperhatikan oleh banyak orang dikarenakan si kecil ingin dibelikan barang yang diinginkannya? Apabila pernah mengalami kejadian seperti itu, Anda tidak ingin kejadian itu terulang kembali bukan? Atau setidaknya kenapa si kecil bisa berbuat demikian.

Hal ini bisa disebabkan oleh :

  1. Kemungkinan si kecil pernah meminta sesuatu kepada orang tua namun orangtua tersebut tidak terlalu meresponnya. Akhirnya, kejadian tersebut memicu anak merasa tidak di perhatikan sehingga mesti memaksa untuk mendapatkan keinginannya.
  2. Orangtua biasanya menjadi malu ketika anak berkelakuan seperti di atas, apalagi di tengah keramaian sehingga biasanya orang tua langsung mengabulkan permintaan anak. Ketika cara ini berhasil, anak akan menggunakan cara ini sebagai ’senjata’ mencapai apa yang ia inginkan.
  3. Anak terbiasa selalu dipenuhi semua keinginannya sehingga ketika Anda menolak, dia menjadi sangat kecewa dan melampiaskannya dengan berbagai cara.
  4. Anak terbiasa dengan keadaan yang ’serba ada’ sehingga ketika keadaan menjadi berbeda, anak tidak akan menerimanya dengan mudah.

Lalu bagaimana mengatasinya? Berikut ini tips mengajarkan anak untuk menunda keinginannya:

Buatlah prioritas belanja bersama anak Anda untuk bulan ini agar anak Anda bisa belajar memilah barang-barang yang dapat di belinya pada bulan ini.

Ajarkan anak Anda menunda hasrat keinginannya. Apabila si anak yang berumur 5 tahun ingin menginginkan barang A, orangtua dapat mengatakan dapat membelikannya nanti saat ia sudah berumur 7 tahun. Namun, janji tersebut harus dipenuhi untuk menjaga kepercayaan sang anak kepada Anda.

Bersikap tenang jika anak Anda mulai menunjukan ketidaksabarannya. Ajaklah dia berbicara dengan tenang, karena seorang anak akan selalu mempelajari tingkah laku sekelilingnya. Apabila Anda kurang tenang menghadapi keinginannya, niscaya ia akan mengulanginya lagi di masa depan. Sebab, ia beranggapan bahwa dengan bertingkah seperti itu, keinginannya akan terpenuhi.

Perlihatkanlah sekelilingnya, bagaimana anak Anda harus coba belajar mengenai lingkungannya. Ada banyak anak yang lebih tidak beruntung sehingga si kecil bisa bersikap realistis akan kehidupan ini dan bisa mengontrol keinginannya.

Mulai ajarkan anak Anda menabung agar si anak mulai memahami artinya sebuah uang, dimana semua barang yang diinginkan harus dibeli dengan uang. Menabung juga melatih anak untuk sabar dan mengendalikan diri sejak awal. (YA)