Wahyumedia

Panduan Cerdas Menu Balita

Agar pertumbuhan fisiknya sempurna dan lebih optimal, makanan balita harus berpedoman pada gizi yang lengkap, seimbang, dan memenuhi standar kecukupan gizi balita. Makanan yang mengandung protein, vitamin, mineral, dan lemak yang diberikan haruslah sesuai dengan takaran yang dibutuhkan oleh balita.

Bila makanan tidak cukup mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama, akan menyebabkan perubahan metabolisme dalam otak. Akibatnya, terjadi ketidakmampuan otak untuk berfungsi secara normal.

Pada keadaan berat, kekurangan gizi menyebabkan terhambatnya pertumbuhan badan. Selain itu, dapat pula menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik yang meliputi perkembangan emosi dan tingkah laku, sehingga perkembangan kognitif anak terhambat. Akibatnya, anak menjadi pasif, apatis, dan tidak mampu berkonsentrasi.

Bagi orangtua yang bijak, pemberian makan kepada anak tidaklah asal-asalan, tetapi mesti memerhatikan dan mengikuti pola-pola yang telah ditentukan. Berkaitan dengan hal itu, WahyuMedia menerbitkan Buku Pintar Menu Balita yang ditulis oleh Ayu Bulan Febry K.D., S.KM dan dr. Zulfito Marendra.

Kedua penulis yang juga merupakan ahli gizi dan kesehatan yang telah berpengalaman di bidangnya ini, membahas tentang tindakan-tindakan yang mesti dilakukan oleh orangtua terhadap anak kesayangannya seputar gizi dan menu makanan serta pola-polanya. Di antaranya:

– Tip cerdik memilih bahan makanan berkualitas
– Cara pemberian makan yang baik dan benar untuk balita.
– Peran gizi bagi perkembangan otak dan motorik anak.
– Masalah gizi pada balita dan gejalanya, berikut solusinya.
– Perilaku dan masalah makan pada balita serta solusinya.
– 42 variasi menu sehat dan bergizi yang direkomendasikan oleh pakar dan praktisi gizi untuk balita.
– Setiap menu disertai dengan uraian kandungan gizi dan manfaatnya.
– Penyusunan menu makanan balita berdasarkan rekomendasi pakar gizi.
– Variasi makanan dan penyajian yang dapat menggugah selera makan balita.

Buku ini sangat membantu para orangtua meningkatkan pengetahuannya seputar masalah balita. Kreativitas Anda sebagai orangtua dibutuhkan untuk mengolah makanan yang inovatif, bervariasi, sarat gizi, dan tentunya bercita rasa lezat.