Wahyumedia

Mencerdaskan Anak di Usia Dini

Nah, pembentukan jaringan-jaringan otak si anak sebenarnya bisa dikontrol dan dikendalikan secara positif untuk tujuan-tujuan yang lebih maju. Menurut para ahli, rangsangan yang berupa kegiatan-kegiatan positif akan memperkuat hubungan antarsel pada otak anak.

Ketika sel tersebut kuat, berarti ia akan tetap eksis dalam otak anak tersebut. Sebab, menginjak usia 11 tahun, sel-sel yang lemah dan sudah tidak berfungsi dengan sendirinya akan hilang.

Dengan demikian, diperlukannya suatu konsep dan mekanisme yang baik dan bisa diterapkan pada masa golden age seorang anak. Salah satunya dengan memberikan pelatihan-pelatihan dasar bagi otak anak. Misalnya, belajar menghitung, membaca, mengidentifikasi, mengenal, membandingkan, dan mencocokkan sesuatu.

Dalam buku Pintar Psikotes untuk anak 3—6 Tahun karya Anggita Prastiwi yang diterbitkan oleh WahyuMedia ini terdapat banyak materi yang bisa menunjang perkembangan kecerdasan anak.

Secara garis besar, buku ini berisi tentang:

• Mengenal dan memahami aneka benda, makhluk hidup, dan lingkungan sekitar.
• Berhitung, membandingkan, dan mencocokkan objek.
• Memahami berbagai macam kegiatan manusia sehari-hari.

Dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, otak anak akan terasah dengan sendirinya. Begitupun dengan jaringan sel-sel otak. Secara otomatis, akan lebih kuat dan terbentuk dengan baik.

Melalui buku ini, otak anak secara otomatis akan bekerja menyeluruh. Di samping menganalisa, mengidentifikasi, serta mengingat memori yang pernah dilihat atau dialaminya, ia juga akan berpikir untuk mengambil kesimpulan mana yang benar dan mana yang salah. Jika kegiatan ini dilakukan secara continue, maka anak akan memiliki kualitas jaringan sel otak yang kuat dan terasah.