Wahyumedia

Memahami Kaidah Baca Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang harus dipelajari oleh setiap umat muslim. Namun, mempelajari Al-Qur’an tidak sekadar membaca sampai tamat (khatam) dan menghafalnya. Hal terpenting adalah mencerna isi kandungan Al-Qur’an untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan hal tersebut, Nabi telah memberikan motivasi melalui sabdanya yakni:

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Abu Daud dari Usman)

Membaca Al-Qur’an tidaklah sama dengan membaca bacaan yang lain. Ada aturan-aturan tertentu yang harus dilakukan. Hal yang paling utama bahwa membaca Al-Qur’an harus dengan “tartil”, sebagaimana firman Allah:

“Bacalah Al-Qur’an dengan tartil.” (QS. Al-Muzzammil:4)

“Tartil” mengandung arti teratur, pelahan, membaguskan, dan memperhatikan tajwidnya. Hal ini tidak dapat dilakukan tanpa mengerti dan memahami kaidah baca Al-Qur’an seperti yang dipelajari dalam ilmu tajwid.

Buku “Juz ‘Amma” yang diterbitkan WahyuMedia ini merupakan juz ke-30 atau juz terakhir Al-Qur’an. Berisikan surah-surah pendek yang lebih akrab di telinga setiap muslim, karena kerap dibaca dalam shalat.

Keistimewaan buku karya M. Khalilurrahman Al Mahfani ini antara lain memperkenalkan kaidah tajwid berwarna dalam setiap ayatnya. Hal ini untuk memudahkan pembaca ketika membaca setiap surah atau ayat dengan “tartil” sehingga sempurna bacaannya. Buku ini juga disusun secara sistematis, praktis, dan tidak bertele-tele.

Untuk lebih memperkaya wawasan, buku ini menyajikan mukadimah surah yang berisikan penjelasan tentang surah dan isinya, serta sebab-sebab yang melatarbelakangi turunnya dalam asbābun nuzûl. Hal ini dimaksudkan agar pembaca lebih giat untuk terus mengkaji isi kandungan surah-surah dalam Juz ‘Amma ini.