Wahyumedia

Memahami Garis Tangan (Palmistri)

Masing-masing bagian palmistri memiliki penafsiran yang berbeda-beda. Misalnya, bentuk tangan mengindikasikan sifat dan karakteristik, warna dan garis-garis di telapak tangan mengindikasikan hal-hal yang baik dan buruk, sedangkan pola jari tangan mengindikasikan potensi seseorang.

Bakat manusia memang telah dibawa sejak kita dilahirkan ke dunia ini. Dan, bakat-bakat ini ada yang minim, dominan, atau keras. Selain itu, ada juga yang tidak tampak di dalam perilaku sehari-harinya, padahal bakat tersebut ada pada dirinya. Melalui palmistri ini, diyakini hal-hal tersebut bisa terlihat dan terbaca.

Pada setiap orang, garis tangan, sidik jari, dan tanda-tanda lain pada tangannya berbeda-beda. Hal itu berkaitan pula pada karakteristik, kesehatan, potensi, dan kejiwaan yang dimiliki atau dialami oleh setiap individu. Semua tergantung kondisi dan bakat yang dibawanya.

Namun, secara garis besarnya, garis-garis dan tanda-tanda lain pada tangan tersebut telah dipetakan, sehingga terakumulasi menjadi beberapa definitif dan penafsiran masing-masing. Misalnya, tanda garis yang melingkari ibu jari dinamakan garis kehidupan atau life line.
Apabila garis ini pendek, tidak sampai ke pergelangan tangan, tetapi jelas dan dalam, maka bisa ditafsirkan bahwa orang tersebut memiliki kehidupan yang penuh vitalitas dan mampu menjaga kesehatan. Sedangkan, apabila garisnya panjang dan jelas, bisa ditafsirkan bahwa orang tersebut memiliki kehidupan yang penuh semangat dan sehat.

Gambaran peta garis tangan ini ada 29 jenis. Di antaranya, garis jari jupiter, jari cincin sulaiman, ruas jari kemauan, ruas jari logika, garis kehidupan, garis cinta, garis utama, garis anak, garis keturunan, garis perkawinan, garis kesehatan, garis nasib, gunung venus, jari appolo, dan garis merkuri. Semuanya memiliki penafsiran masing-masing. Bisa berarti baik atau buruk, positif atau negatif.

Pada sistem pengobatan alternatif, banyak para ahli pengobatan alternatif biasa menggunakan palmistri untuk mendeteksi adanya suatu penyakit pada tubuh si pemilik tangan. Jadi, palmistri tidak sekadar prediksi terhadap sesuatu yang masih bersifat gaib saja. Melainkan pula, mengandung prediksi ilmiah yang sangat bermanfaat bagi dunia kedokteran dan pengobatan.

Tidak kalah menariknya, ternyata garis-garis tangan ini bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi pikiran si pemiliknya. Mungkin saja hari ini, garis tangannya berubah lebih tebal, lebih panjang, atau justru timbul garis baru. Pada usia 0—18 tahun, perubahan garis tangan lebih cepat daripada usia 18—35 tahun. Perubahan ini akan semakin melambat ketika menginjak usia 35 tahun ke atas.

Pada zaman dahulu, mungkin kemampuan membaca garis tangan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu yang memiliki kekuatan supranatural. Namun sekarang, tidak demikian adanya.
Semua orang bisa mempelajarinya tanpa harus berlatar belakang apa pun dan memiliki kekuatan supranatural. Hanya melalui buku pun seseorang sudah bisa mempelajari dan menguasai keahlian membaca garis tangan (palmistri) ini.

Di dalam buku "Rahasia Garis Tangan" yang diterbitkan WahyuMedia ini, Sarah Lee telah menyusun dan melengkapi keseluruhan isi yang dibutuhkan tentang palmistri. Sehingga, siapa pun yang ingin mengetahui, mempelajari, dan menguasai keahlian membaca garis tangan (palmistri) bisa dengan mudah dan lebih praktis tanpa harus membayar mahal untuk berguru kepada seorang palmist.

Buku ini tidak hanya membahas tentang garis-garis pada telapak tangan, tapi juga membahas secara keseluruhan tentang palmistri, yaitu sebagai berikut.

  1. Kiat-kiat sebelum membaca tangan. Di antaranya mencakup kondisi dan sikap pembaca tangan dan yang dibaca tangannya.
  2. Sejarah Palmistri. Di antaranya mencakup sejarah kemunculan dan pakta tentang garis tangan.
    Peta tangan. Yaitu ada sekitar 29 garis dan jenis tanda-tanda pada tangan.
  3. Membaca garis tangan, meliputi garis kehidupan (life line), garis pikiran/kepala (head line), garis cinta (heart line), kombinasi garis pikiran dan garis cinta, garis nasib (fate line).
  4. Membaca garis minor, meliputi garis kesehatan (health line), garis kesuksesan (success line), garis pernikahan dan anak (marriage and children line), garis keuangan (money line), garis perjalanan (travel line), gari pergelangan tangan, dan garis korset Venus.
  5. Garis simian. Yaitu garis istimewa hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. garis ini berpengaruh besar, sehingga pemilik garis ini memiliki kemampuan untuk merubah dunia.
  6. Membaca tanda bahaya melalui garis tangan. Yaitu di antaranya mencakup problem jiwa, keluarga, dan musibah secara umum.
  7. Hal-hal positif dan negatif yang ada di telapak tangan. Yaitu di antaranya mencakup tanda intelektualisme, kecerdasan, kedermawanan, kebijaksanaan, atau sebaliknya.
  8. Membaca bentuk tangan. Yaitu mencakup tangan praktis, tangan intuisi, tangan sensitif, tangan intelektual, tangan campuran, tangan elementari tangan berbentuk spatula, tangan mistik, tangan artistik, tangan persegi, dan tangan filosofi. Pemilik salah satu dari bentuk-bentuk tangan ini mempunyai sipat-sipat, karakteristik, kepribadian, dan kecendrungan masing-masing.
  9. Membaca kepribadian melalui bulu-bulu tangan. Yaitu di antaranya mencakup kepribadian, emosional, dan kecendrungan pemilik jenis bulu-bulu tertentu.
  10. Membaca tipe kepribadian melalui bentuk tangan. Yaitu mencakup tipe tangan pencinta, tipe tangan pemimpin, dan tipe tangan artistik.
    Rahasia di balik gaya berjabat tangan. Yaitu mencakup gaya dua tangan, gaya kuat, gaya mengambang, gaya genit, dan gaya profesional.
  11. Membaca gunung di telapak tangan. Yaitu mencakup jenis gunung Venus, lembah Mars, gunung Jupiter, gunung Saturnus, gunung Appollo, gunung Merkurius, bukit Mars, gunung Bulan, dan dataran Mars.
  12. Membaca kepribadian melalui jari-jari tangan. Yaitu mencakup jari telunjuk (jari Jupiter), jari tengah (jari Saturnus), jari manis (jari Appollo), jari kelingking (jari Merkurius), dan ibu jari.
  13. Membaca bentuk, panjang, jarak, dan warna jari. Yaitu mencakup bentuk jari, ukuran jari, jarak jari, dan warna jari.
  14. Membaca arti posisi cincin di jari. Yaitu di antaranya mencakup posisi pemakaian cincin yang dikenakan seseorang terhadap kepribadian dan karakter orang tersebut.
  15. Membaca bentuk kuku jari. Yaitu meliputi tanda-tanda gangguan kesehatan dilihat dari kondisi kuku dan tanda-tanda kuku patah.
  16. Membaca guratan di telapak tangan. Yaitu di antaranya mencakup bentuk-bentuk guratan tertentu, seperti bentuk bintang, kotak, silang, dan tegak lurus. Pemilik guratan-guratan ini memiliki sipat-sipat tertentu sesuai dengan jenisnya.
  17. Membaca warna dan karakter kulit telapak tangan. Yaitu di antaranya mencakup warna telapak tangan, seperti pucat, kuning, hitam, merah, kasar, dan lembut yang dihubungkan dengan sipat-sipat dan kepribadian tertentu.
  18. Membaca sidik jari. Yaitu di antaranya mencakup beberapa pola jenis sidik jari dengan kepribadian seseorang.

Mempelajari dan menguasai keahlian palmistri sangat bermanfaat, tidak hanya sebagai wawasan, tapi juga sebagai ilmu pengetahuan yang bisa digunakan untuk tujuan-tujuan positif selama tidak bertentangan dengan etika agama dan hukum-hukum yang berlaku. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mencoba.