Kesalahan yang Perlu
Dihindari saat Mengajari Anak Membaca

Semakin bertambah usianya, rasa penasaran anak pun akan semakin meningkat. Begitu pula ketika Bunda memberikannya sebuah buku. Ia pasti akan sangat antusias melihat isinya. Namun, karena belum bisa membaca, tentu saja ia masih membutuhkan bantuan Bunda untuk membacakan ceritanya.

Tetap perlu diingat, Bun, mengajari anak membaca tidak pernah menjadi proses yang mudah. Bunda membutuhkan kesabaran dalam menemani anak belajar. Sayangnya, tidak sedikit orangtua yang tanpa disadari masih melakukan kesalahan saat mengajari anak membaca yaitu, memilih buku yang sulit untuk anak, belajar mengajar saat anak sedang marah, dan mengabaikan pentingnya meluangkan waktu untuk membaca bersama.

Kesalahan ketika mengajari anak membaca sudah menjadi hal yang biasa. Meski begitu, hal terpenting yang harus diingat saat membaca bersama anak adalah membuat kegiatan ini menyenangkan dan positif, sehingga anak pun menanti waktu belajar kembali nantinya.

Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Membaca yang Tepat?

Ibu-sedang-mengajarkan-anaknya-membaca

Salah satu kewajiban ayah bunda adalah meluangkan waktu untuk mengajarkan membaca pada anak. Tentunya, ayah bunda diharapkan memiliki metode yang tepat dalam mengajar anak membaca sehingga tercapai hasil yang diharapkan.

Ayah bunda dapat melakukannya dengan metode belajar membaca yang baik yakni metode membaca dasar yang merupakan metode eklektik atau kombinai dari beberapa ragam metode belajar membaca. Beberapa ragam metode tersebut adalah metode alfabetik, metode linguistik, metode pengalaman membaca.

Metode alfabetik diterapkan agar anak mampu mengenal hurufhuruf alfabet lalu merangkainya menjadi suku kata, kata, dan kalimat. Metode linguistik bermanfaat agar anak menganal kata yang tersusun dari konsonan-vokal dan konsonan-vokalkonsonan. Sedangkan metode pengalaman membaca bermanfaat agar anak mampu membaca kalimat.

Nah, untuk mendapatkan metode cara belajar membaca terbaik bagi anak, ayah bunda memerlukan media yang tepat, yaitu:

Buku BaCaDa 10 Menit Lancar Membaca
Tanpa Dieja

bacada

Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Membaca yang Tepat?

Merupakan paket lengkap belajar membaca untuk anak berusia 4-7 tahun. Kemampuan membaca ini harus dilatih sejak dini, terutama sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. Kebutuhan sarana untuk mempermudah melatih kemampuan membaca sangatlah besar. Buku ini sangatlah cocok menjadi solusi dalam melatih anak agar lancar membaca di usia dini.

Keunggulan Buku BaCaDa 10 Menit Lancar Membaca Tanpa
Dieja

1. Menggunakan gabungan beberapa metode belajar membaca yang tepat untuk anak
2. Diterapkan melalui 7 langkah mudah sesuai dengan tahapan tepat dalam belajar membaca
yaitu:


1. Mengenal huruf vokal dan konsonan,
2. Membaca suku kata,
3. Mengenal kata berakhiran,
4. Membaca dua huruf vokal,
5. Membaca bunyi sengau,
6. Mengenal awalan kata, dan
7. Membaca dua konsonan berjajar


3. Anak lebih cepat bisa membaca dengan belajar membaca tanpa dieja
4. Cukup dilakukan 10 menit dalam sehari sehingga tidak menjadikan anak merasa berat dan bosan.
5. Dilengkapi dengan aktivitas seru mencari kata
6. Ukuran buku 19 x 23 cm, sehingga mudah digenggam dan dibawa bepergian

Apa sih Perbedaan Buku BaCaDa dengan Buku Membaca Lainnya?

Buku membaca memang terlihat seperti semuanya sama. Tapi, jika diteliti setiap buku memiliki metode pembelajaran yang berbeda. Yang membedakan BaCaDa dengan buku membaca lainnya adalah:


1. Cukup 10 Menit perhari.


Pada dasarnya, mengajak anak belajar harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Pembelajaran yang dilakukan dengan cara yang menyenangkan akan
memberikan hasil yang lebih baik untuk anak. Jika anak belajar dengan gembira, maka ia akan merasa lebih nyaman dan rileks. Dengan durasi singkat namun rutin akan membuat anak tidak jenuh dalam belajar.


2. Menggunakan 3 Metode Membaca


BaCaDa menggunakan tiga metode membaca. Metode tersebut adalah metode alfabetik, metode linguistik, metode pengalaman membaca.


Metode Alfabetik


Diterapkan agar anak mampu mengenal huruf-huruf alfabet lalu merangkainya menjadi suku kata, kata, dan kalimat

Metode Alfabetik

Metode Linguistik

Bermanfaat agar anak menganal kata yang tersusun dari konsonan-vokal dan konsonan-vokal-konsonan.

Metode Linguistik

Metode Pengalaman Membaca

Sedangkan metode pengalaman membaca bermanfaat agar anak mampu membaca kalimat.

Metode Pengalaman Membaca

3. Dilengkapi Permainan Mencari Kata untuk Melatih Motorik Halus Anak

Permainan mencari kata akan sangat membantu mengasah kemampuan bahasa anak, termasuk menambah kosakata miliknya. Selain itu, permainan ini juga mengasah motorik halus dan kognitif yang bermanfaat untuk perkembangan otak anak.

Mencari Kata

Yuk, Ayah Bunda Ikuti Spesial Offernya

Belajar membaca jadi lebih menyenangkan bersama BaCaDa 10 Menit Belajar Membaca Tanpa Dieja.

special offer bacada

Jika buku yang datang rusak, ada garansi ga, yaa?

1. Foto bagian depan cover bukunya
2. Videokan bagian halaman yang rusak
3. Tuliskan tempat dan tanggal saat kalian membeli bukunya
4. Sertakan nama, alamat lengkap, dan no. telp aktif yang bisa dihubungi (telp/wa)
5. Email ke redaksiku@wahyumedia.com dengan subject “penggantian buku rusak