Rp39.000,-
Rp49.000,-
Rp12.500,-




Rp. 49.000,-
Rp. 34.000,-
Rp. 36.000,-



Sebagai bahasa nasional, dalam perkembangannya bahasa Indonesia banyak mendapat pengaruh dari berbagai bahasa, baik itu bahasa daerah ataupun bahasa asing.

Baca selengkapnya



Home arrow Kabar arrow Teknik Mudah Mengendalikan Keinginan Anak
Teknik Mudah Mengendalikan Keinginan Anak
Written by YA - Kabar WahyuMedia   
Friday, 22 January 2010

Pernah mengalami kejadian memalukan, anak Anda ‘ngambek’ hingga diperhatikan oleh banyak orang dikarenakan si kecil ingin dibelikan barang yang diinginkannya? Apabila pernah mengalami kejadian seperti itu, Anda tidak ingin kejadian itu terulang kembali bukan? Atau setidaknya kenapa si kecil bisa berbuat demikian.

Hal ini bisa disebabkan oleh :

  1. Kemungkinan si kecil pernah meminta sesuatu kepada orang tua namun orangtua tersebut tidak terlalu meresponnya. Akhirnya, kejadian tersebut memicu anak merasa tidak di perhatikan sehingga mesti memaksa untuk mendapatkan keinginannya.
  2. Orangtua biasanya menjadi malu ketika anak berkelakuan seperti di atas, apalagi di tengah keramaian sehingga biasanya orang tua langsung mengabulkan permintaan anak. Ketika cara ini berhasil, anak akan menggunakan cara ini sebagai ’senjata’ mencapai apa yang ia inginkan.
  3. Anak terbiasa selalu dipenuhi semua keinginannya sehingga ketika Anda menolak, dia menjadi sangat kecewa dan melampiaskannya dengan berbagai cara.
  4. Anak terbiasa dengan keadaan yang ’serba ada’ sehingga ketika keadaan menjadi berbeda, anak tidak akan menerimanya dengan mudah.

Lalu bagaimana mengatasinya? Berikut ini tips mengajarkan anak untuk menunda keinginannya:

Buatlah prioritas belanja bersama anak Anda untuk bulan ini agar anak Anda bisa belajar memilah barang-barang yang dapat di belinya pada bulan ini.

Ajarkan anak Anda menunda hasrat keinginannya. Apabila si anak yang berumur 5 tahun ingin menginginkan barang A, orangtua dapat mengatakan dapat membelikannya nanti saat ia sudah berumur 7 tahun. Namun, janji tersebut harus dipenuhi untuk menjaga kepercayaan sang anak kepada Anda.

Bersikap tenang jika anak Anda mulai menunjukan ketidaksabarannya. Ajaklah dia berbicara dengan tenang, karena seorang anak akan selalu mempelajari tingkah laku sekelilingnya. Apabila Anda kurang tenang menghadapi keinginannya, niscaya ia akan mengulanginya lagi di masa depan. Sebab, ia beranggapan bahwa dengan bertingkah seperti itu, keinginannya akan terpenuhi.

Perlihatkanlah sekelilingnya, bagaimana anak Anda harus coba belajar mengenai lingkungannya. Ada banyak anak yang lebih tidak beruntung sehingga si kecil bisa bersikap realistis akan kehidupan ini dan bisa mengontrol keinginannya.

Mulai ajarkan anak Anda menabung agar si anak mulai memahami artinya sebuah uang, dimana semua barang yang diinginkan harus dibeli dengan uang. Menabung juga melatih anak untuk sabar dan mengendalikan diri sejak awal. (YA)

 
< Prev   Next >

Bookmark and Share

Profil Penulis


Penulis
Atikah Solihah.

Wanita kelahiran Jakarta, 22 Juni 1975 ini pernah menjadi guru bahasa Indonesia di beberapa sekolah dasar di Jawa Barat. Lepas dari profesinya sebagai tenaga pengajar, lulusan Fakultas Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini bekerja di Balai Bahasa Bandung, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).

Selengkapnya

KLINIK


Konsultasi
KLINIK SEPUTAR MATERI PELAJARAN FISIKA


Bersama: Praktisi Pendidikan dan penulis buku-buku fisika dan matematika
Ari Damari, S.Pd.

Buku-buku yang ditulis Ari Damari S.Pd.:


Kirim pertanyaan ke:
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Selengkapnya
Search the full text of our books:



AgroMedia - GagasMedia - TransMedia - QultumMedia - MediaKita - KawanPustaka - IndonesiaTera - Buka Buku - Gradien - Tangga - VisiMedia - Bukune
Demedia - KawahMedia - Buku Kita - AgroMedia Group - RuangKata - Distributor TransMedia - Distributor AgroMedia

© 2010 WahyuMedia. All Rights Reserved :: term of use
Powered by:webcontent division