Rp. 16.000,-
Rp. 24000,-
Rp. 16.000,-



Rp. 46.000,-
Rp. 38.500,-
Rp. 32.000,-



Mengajarkan kisah 25 nabi dan rasul kepada anak-anak kita adalah hal yang sangat penting dan mendasar. Pasalnya, hal itu sebagai bagian penting dari proses pendidikan.

Baca selengkapnya



Home
Menerapkan Pola Hidup Bebas Cacingan Bagi Anak
Written by YA - Kabar WahyuMedia   
Wednesday, 12 May 2010

Beberapa waktu lalu di Bandung, Indonesia ditemukan seorang anak yang menderita penyakit cacingan akut. Di dalam tubuh anak tersebut berkembang biak cacing perut yang beratnya hampir mencapai 3 Kilogram.  Mendengar kabar tersebut, pastilah orangtua juga sangat khawatir terhadap kesehatan anak-anak mereka, terlebih balita yang sangat mudah terserang cacingan.

Cacingan disebabkan oleh larva (telur) cacing. Masuknya cacing ke tubuh anak bisa beragam cara. Apalagi , mengingat balita sangat gemar mengeksplorasi hal-hal baru.Bisa jadi, anak menggenggam tanah yang mengandung telur-telur cacing. Kemudian, secara tidak sengaja ia mengonsumsi makanan yang terkontaminasi larva cacing. Lalu, telur itu masuk ke tubuhnya, berkembang, dan membentuk koloni di dalam usus.

Untuk mengetahui anak tersebut terkena cacingan, bias diketahui melalui gejala-gejala sebagai berikut.

  1. Nafsu makan hilang dan terlihat lesu
  2. Anggota tubuh terlihat kurus, tapi bagian perut membuncit
  3. Sering sakit perut, mual, muntah-muntah, kembung , dan diare
  4. Gatal di daerah dubur
  5. Pada fesesnya ditemukan cacing

Sebenarnya untuk menghindari anak agar tidak terserang cacingan, lakukanlah langkah pencegahan berikut ini.

  1. Terapkan pola hidup bersih dan sehat kepada anak. Ajarkanlah anak untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum dan sesudah makan. Mandilah secara teratur dan cuci tangan serta kaki setelah beraktivitas, disarankan untuk memakai sandal atau sepatu saat bermain di luar rumah.
  2. Cuci hingga bersih bahan makanan yang hendak dimasak. Gunakanlah air yang mengalir saat membersihkan bahan makanan dan peralatan memasak serta makan.
  3. Biasakan anak untuk tidak jajan di sembarang tempat karena kebersihannya kurang terjaga saat diolah, begitu pula peralatan pengolahnya.
  4. Berikan obat cacing untuk anak sebagai langkah pencegahan, setidaknya diberikan setiap enam bulan sekali. Gunakan sesuai takaran yang diperkenankan untuk anak.

Demikianlah sekilas mengenai penyakit cacing yang bisa membuka wawasan kita untuk mencegah serangan penyakit tersebut. Untuk lebih jelas beberapa wawasan mengenai perawatan bayi dan balita maka buku Panduan Pintar Merawat Bayi & Balita terbitan Wahyumedia ini bisa menjadi pedoman yang baik bagi para orangtua.(YA)

 
< Prev   Next >

Bookmark and Share

Profil Penulis


Penulis
Atikah Solihah.

Wanita kelahiran Jakarta, 22 Juni 1975 ini pernah menjadi guru bahasa Indonesia di beberapa sekolah dasar di Jawa Barat. Lepas dari profesinya sebagai tenaga pengajar, lulusan Fakultas Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini bekerja di Balai Bahasa Bandung, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).

Selengkapnya

KLINIK


Konsultasi
KLINIK MATEMATIKA (Cara Jitu Agar Pandai Matematika)

KLINIK MATEMATIKA Cespleng...
"Cara Jitu Agar Pandai Matematika"

Klinik ini membantu Anda mengatasi kesulitan belajar dalam bidang studi matematika dari SD, SMP, SMA, dan Umum.

Bersama:
Drs. Joko Untoro
Praktisi pendidikan dan penulis buku-buku matematika


Kirim pertanyaan ke :

This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it


Selengkapnya

Search the full text of our books:



AgroMedia - GagasMedia - TransMedia - QultumMedia - MediaKita - KawanPustaka - IndonesiaTera - Buka Buku - Gradien - Tangga - VisiMedia - Bukune
Demedia - CMedia - LinguaKata - Buku Kita - AgroMedia Group - RuangKata - Distributor TransMedia - Distributor AgroMedia - KawahMedia

© 2010 WahyuMedia. All Rights Reserved :: term of use
Powered by:webcontent division